For Indonesia
Ditulis oleh M. Arpan Rachman    Senin, 11 Mei 2009 12:45    PDF Cetak Email
Gadis Perawan di Sarang Jabalan
Pelembang - Kota Palembang tak punya gedung teater. Tapi Teater Gaung tetap "nekad" naik panggung. Mementaskan lakon Gadis Perawan di Sarang Jabalan, Efvhan Fajrullah dan kawan-kawan akan menjajal Auditorium RRI Palembang pada 29-31 Mei mendatang.

"Sebagai kota internasional yang berbudaya dan religius sudah selayaknya Palembang membangun sebuah gedung teater," ujar Efvhan, penggiat teater yang rajin melakukan kaderisasi ke sekolah-sekolah di seantero kota pempek.

Lakon Gadis Perawan di Sarang Jabalan sendiri ditulis Vebri Al Lintani berdasarkan adaptasi dari novel terkenal Anak Perawan di Sarang Penyamun karya Sutan Takdir Alisjahbana.

"Teater Gaung memadukan konvensi teater modern, termasuk teknologi siluet, dengan unsur-unsur kesenian tradisional ala Pagaralam seperti guritan, rejung, dan tadut," kata Vebri kepada okezone, Senin (11/5/2009).

Naskah Gadis Perawan di Sarang Jabalan sebelumnya pernah dimainkan Teater Gaung di Aula Samudera, Pusat Bahasa, Jakarta, pada 22-24 Oktober 2008 dan ditonton sekira 400 audiens.

Kisahnya tentang kawanan begal (jabalan) yang merampok satu keluarga di liku Endikat, daerah Lematang. Dari keluarga itu, para jabalan yang dipimpin Medasing menculik Sayu, gadis semata wayang yang cantik jelita.

Produksi ke-38 Teater Gaung, yang berdiri sejak 1992, ini boleh dinikmati dengan tiket seharga VIP Rp50 ribu, Umum Rp 20.000, dan pelajar, mahasiswa, seniman hanya sepuluh ribu rupiah.

M. Arpan Rachman, kontributor Mediabersama.com
Jumlah Komentar (0)Add Comment
Tulis Komentar
 
  Perkecil | Perbesar
 

busy