Politik/Daerah

Jabat Ketua Hubungan Antar Daerah di NasDem, SYL: Saya Tak Ingin Sentuh Pilkada

fahmi | Sabtu, 07 April 2018 - 10:08:51 WIB | dibaca: 17 pembaca

Ditetapkan sebagai Ketua Hubungan Antar Daerah di Partai NasDem, Syahrul Yasin Limpo (SYL) diwajibkan untuk melaksanakan tugas penting dan strategis termasuk memenangkan kandidat dukungan partai di daerah, baik Pilgub, maupun Pilkada di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

Untuk tugas itu, SYL mengakui dirinya siap mengerjakannya. Hanya saja ia mengecualikan Pilgub Sulsel yang dipimpinnya selama 10 tahun.

“Saya siap, kecuali pilkada Sulawesi Selatan saya tidak siap karena sebelum saya masuk di NasDem saya punya pilihan,” ujar SYL.

Mendapat posisi tersebut, memang sangat jauh jika dibandingkan dengan posisinya di partai Golkar dulu, yakni sebagai Ketua Bidang Kerawanan Sosial. SYL mengatakan hanya menginginkan berada di partai yang membela rakyat.

“Pokoknya saya kerja aja untuk rakyat di situ posisi saya saya tidak tanya dimana posisi saya sebagai pejabat saya hanya butuh partai yang konsisten memperjuangkan rakyat dan saya ada di situ saya pastikan,” paparnya.

Terkait posisinya sebagai Ketua Hubungan Antar Daerah, Syahrul mengatakan itu sangat mudah baginya. Pasalnya, melihat posisi SYL di pemerintahan sebagai ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), sangat memungkinkan dapat mempersatukannya.

“Kalau hubungan daerah kan semua ada di daerah, kalau di nasional ada kalau daerah bagus, kemenangan NasDem juga terjadi kalau daerah bisa berjalan dengan baik dan rakyat pilih NasDem jika NasDem ada gunanya untuk rakyat. Saya ada di situ,” paparnya.

Selanjutnya kata SYL dirinya akan memaparkan konsep program di hadapan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, pada 15 April mendatang.

“Di sini saya ada gunanya, apa yang harus dilakukan ini bukan hanya bicara, tidak bisa hanya filosofis. Saya harus lihat apa sih hasilnya dan di situ Syahrul ada. Dan saya punya konsepsi, tanggal 15 akan paparkan di depan Surya Paloh,” ujarnya.

Sebelumnya, ketua DPD partai NasDem Sulsel, Rusdi Masse (RMS) mengatakan tugas SYL jadi pengurus pusat sangat strategis, yakni harus mampu memenangkan pilkada usungan partai di semua daerah. “Tugas Pak Gub memenangkan pilkada di setiap daerah,” ujar RMS.

Namun lebih jauh RMS mengaku sangat maklum jika SYL tidak ingin mengurusi pilkada Sulsel, selain menjaga netralitas dirinya, juga mengurus seluruh Indonesia sangat besar baginya.

“Kita maklum lah jika pak SYL tidak ingin mengurusi pilkada di sini, tapi sebagai ketua di pengurus NasDem, itu sudah tugasnya,” paparnya.

Lebih jauh Rusdi Masse mengatakan untuk urusan politik dirinya lebih banyak belajar dari gubernur dua periode itu. “Saya selalu bilang bahwa guru politik saya adalah pak Syahrul, apa yang saya terapkan (politik) sekarang adalah belajarnya dari beliau,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPW Nasdem Sulsel, Syahruddin Alrif menambahkan SYL akan menjadi salah satu dari 25 pengurus inti DPP. Khusus jabatan ketua, selain Ketua Umum Surya Paloh, ada 16 jabatan ketua termasuk salah satunya yang ditempati SYL.

“Di NasDem itu hanya ada 25 pengurus inti. Selain ketua umum dan ketua, ada Sekjen dan tiga wakil Sekjen serta Bendahara Umum dan tiga wakil bendum,” pungkasnya. (*)

Sumber : rakyatsulsel.com










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)